Paman dan Keponakan Cekcok di Area Persawahan Berujung Maut

Daerah123 pembaca

Sampang – Seorang pria berinisial IAEA (52) tahun tewas tergeletak bersimbah darah dengan kondisi penuh luka ditempat persawahan zona Nambangan, pada hari Rabu (03/12/2025), Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang – Madura, kejadian itu berawal adanya percekcokan korban dengan pelaku saat berada di tengah persawahan.

Kapolres Sampang melalui Kasi Humas Polres Sampang (AKP Eko Puji) mengatakan, bahwa sesungguhnya korban dan pelaku masih memiliki ikatan hubungan hubungan keluarga. “Pertengkaran keduanya terjadi secara spontan, pelaku yang berinisial MT (60), ternyata masih paman dari korban,” jelasnya, Kamis (06/12/2025).

Pertengkaran antara keduanya terjadi secara spontan ketika sama-sama berada di area persawahan. “Menurut keterangan awal, keduanya sedang berada di area sawah untuk mencari rumput sebelum akhirnya terlibat pertengkaran,” ujar Puji.

Cekcok itu kemudian memicu tindakan brutal dari pelaku yang membawa celurit serta cangkul dan langsung menyerang korban tanpa ampun. Korban mengalami sejumlah luka serius pada lambung, leher, dan bagian tubuh lainnya.

“Hasil visum sementara menunjukkan luka akibat benda tajam pada beberapa titik vital,” tambah AKP Puji Eko.

Meski berusaha menyelamatkan diri, korban hanya mampu berlari sekitar 100 meter sebelum roboh dan kehilangan nyawa di lokasi kejadian. “Korban meninggal dunia di tempat akibat luka berat dan banyaknya darah yang keluar,” tutur Puji.

Warga sekitar yang melihat kondisi korban kemudian melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian, tim Satreskrim Polres Sampang langsung bergerak menuju TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Pelaku yang sempat kabur dari lokasi akhirnya berhasil diamankan oleh aparat kepolisian. “Kami mengamankan pelaku berikut sejumlah barang bukti berupa sebilah celurit, cangkul, dan pakaian yang digunakan saat kejadian,” lanjut Puji.

Barang bukti tersebut kini dibawa ke Mapolres Sampang untuk proses penyidikan lebih lanjut. Hingga saat ini pihak kepolisian masih mendalami motif pembunuhan tersebut. “Untuk motifnya masih dalam pendalaman, termasuk apakah ada masalah keluarga sebelumnya,” ujar Eko.

Kasus ini kini ditangani Satreskrim Polres Sampang dan pelaku sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Komentar