Sampang – Seorang anak berusia 11 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah tambak ikan nila di Dusun Demongab, Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 11.35 WIB. Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan kejadian tersebut. “Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga,” ujarnya.
Korban diketahui bernama Dimas Alvian Rhamadhan, pelajar kelas 5 SD yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Menurut keterangan pihak kepolisian, korban saat itu sedang memancing bersama sepupunya yang masih duduk di bangku kelas 4 SD.
“Mereka berdua berada di tambak tanpa pengawasan orang dewasa,” kata AKP Eko, Senin (1/12/2025).
Peristiwa bermula saat sandal korban terhanyut ke tengah tambak. Saksi bernama Amir telah memperingatkan korban agar tidak mengejar sandal tersebut karena air tambak cukup dalam. “Saksi sempat melarang karena kondisi sangat berbahaya,” ucapnya.
Namun korban tetap berusaha mengambil sandal itu hingga ia terpeleset dan tenggelam. Saksi kemudian berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar. Tidak berselang lama, warga dan anggota Polsek Sampang Kota tiba di lokasi dan melakukan pencarian. “Korban ditemukan dalam keadaan kritis,” ujarnya.
Melihat kondisi korban yang masih bernapas, petugas langsung membawanya ke RSUD dr. Mohammad Zyn menggunakan mobil patroli. “Penanganan cepat dilakukan karena korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat dievakuasi,” tuturnya.
Sesampainya di rumah sakit, tim medis memberikan tindakan penyelamatan, namun nyawa korban tidak tertolong. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia dan jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans dengan pengawalan petugas.
Pihak keluarga korban menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum karena menganggap kejadian tersebut sebagai musibah murni. Sementara itu, Polres Sampang menegaskan seluruh proses penanganan di lapangan berjalan aman dan lancar.











Komentar